Berita Nusantara.
Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap adanya Laboratorium skala kecil di kabupaten Lhokseumawe , Aceh. Hal ini mengingat maraknya peredaran sabu di pulau Sumatera dan sekitarnya.
" Kami telah melakukan pengungkapan Laboratorium Gelap skala kecil pada sabtu lalu dan diduga kuat tempat tersebut adalah tempat pembuatan Narkoba jenis sabu-sabu di Lhokseumawe , Aceh. " Kata ketua BNN Arman Depari.
Petugas menemukan beberapa cairan kimia dan alat-alat untuk pembuatan sabu diantaranya NaCl , Res Fosfor , Ephiderin dan beberapa jenis prekusor dalam ukuran Gram dan Liter.
" Dari Kasus ini kami juga mengamankan 2 orang yang kami tetapkan sebagai tersangka yaitu Muldani alias Usman dan Edi Subhan alias Kacung , dan kami menduga kuat Laboratorium ini dikendalikan oleh Zakir , seorang narapidana yang saat ini masih menjalani hukuman penjara di lapas Lhokseumawe. " kata Arman.
Zakir sendiri merupakan seorang bandar sabu yang di tangkap pada november 2015 lalu dengan kasus yang sama dan merupakan pengedar besar di daerah Aceh sampai medan dan sekitarnya , selanjutnya kasus ini masih dalam perkembangan.
" Kami telah melakukan pengungkapan Laboratorium Gelap skala kecil pada sabtu lalu dan diduga kuat tempat tersebut adalah tempat pembuatan Narkoba jenis sabu-sabu di Lhokseumawe , Aceh. " Kata ketua BNN Arman Depari.
![]() |
| BNN saat melakukan penggerebekan. |
" Dari Kasus ini kami juga mengamankan 2 orang yang kami tetapkan sebagai tersangka yaitu Muldani alias Usman dan Edi Subhan alias Kacung , dan kami menduga kuat Laboratorium ini dikendalikan oleh Zakir , seorang narapidana yang saat ini masih menjalani hukuman penjara di lapas Lhokseumawe. " kata Arman.
Zakir sendiri merupakan seorang bandar sabu yang di tangkap pada november 2015 lalu dengan kasus yang sama dan merupakan pengedar besar di daerah Aceh sampai medan dan sekitarnya , selanjutnya kasus ini masih dalam perkembangan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar