AgenMaxBet | Judi Bola Terpercaya.

Kamis, 29 September 2016

Sepenggal Kisah : Mimpi Bekerja di Amerika , Shandra Woworuntu Malah Jadi Budak Seks.

Berita Mancanegara.

Mahkota News , Jakarta - Nama Shandra Woworuntu belakangan sangat gencar di dengungkan di media massa , ia adalah seorang wanita asal Indoneisa yang memiliki sebuah pengalaman pahit di Amerika. Pada tahun 1998, Shandra diberhentikan dari pekerjaannya di Indonesia , karena krisis keuangan dan kekacauan politik yang terjadi. Maka dari itu , pada tahun 2001 , Shandra memutuskan untuk mencari pekerjaan di luar negeri untuk dapat menghidupi keluarga dan putrinya yang baru berusia tiga tahun. Menemukan iklan di surat kabar tentang pekerjaan di industri perhotelan besar membawa Shandra ke Amerika.

BirPoker.com | AGEN POKER TERPERCAYA , POKER ONLINE TERPERCAYA , SITUS POKER ONLINE TERAMAN DAN TERPERCAYA
Shandra Woworuntu dan Kisah Kelamnya di Negara Paman Sam.

AGEN POKER TERPERCAYA - Setelah menyelesaikan beberapa persyaratan , Shandra pun berangkat ke Negeri Paman Sam. Namun tak disangka, mimpinya untuk mendapatkan pendapatan yang besar dari pekerjaan barunya malah membawanya kepada hal lain yang tak pernah dibayangkannya. Sejak hari pertama kedatangannya di Amerika , Shandra telah diperjualbelikan dan dijadikan budak seks.

SITUS POKER ONLINE - Dalam sehari, Shandra dapat melayani 4 sampai dengan 5 orang laki-laki dengan waktu yang dibatasi hanya 45 menit untuk setiap tamu. Saat itu, rasanya tidak ada harapan untuk Shandra dapat kabur, karena setiap saat ia selalu dijaga oleh seorang pengawal yang membawa pistol kemana-mana. Rencananya untuk kabur pun pernah gagal beberapa kali. Tidak hanya berhubungan seksual dengan tamu, para penjaga dan orang yang memperjualbelikan dirinya juga seringkali memperkosa Shandra. 

POKER ONLINE TERPERCAYA - Dipaksa minum alkohol dan narkoba sehari-hari membuat fisik dan mental Shandra sedikit banyak terganggu. Penderitaannya mulai berakhir saat akhirnya ia bisa kabur dari rumah bordil yang selama ini memperbudaknya dan bertemu dengan seorang pria yang bersedia membantu Shandra untuk menghubungi FBI dan menceritakan semua yang terjadi padanya ke FBI.. 

Setelah beberapa kali penggerebekan dan penangkapan pelaku perdagangan manusia , termasuk juga Johnny , akhirnya Shandra memilih untuk hidup di Amerika bersama dengan anak perempuannya dan membuat sebuah organisasi untuk melawan tindak kekerasan dan pelecehan pada wanita. Tahun 2010 , Shandra mendapatkan kesempatan untuk menetap di Amerika dan membantu pemerintah setempat untuk memberantas perdagangan manusia dan perbudakan seksual yang telah menjamur negara tersebut , sebagai seorang aktifis. ( Sumber : Liputan6.com )

Terima Kasih sudah membaca berita dari kami di Mahkota News , Jangan lewatkan berita menarik dan Terupdate lainnya hanya disini.


Baca Juga : Peneliti : Tidur Siang Di Kantor Membuat Performa di Karyawan Jadi Lebih Baik.


Proses Depo dan WD Cepat , Segera Kunjungi www.BirPoker.com
Bonus Deposit Sebesar 10% Tanpa Syarat Apapun , Berlaku Kelipatan , hanya di www.BirQQ.com


Tidak ada komentar:

Posting Komentar